[DRABBLE] Good Morning, Beautiful!
Sabtu, 13 Oktober 2012 // 06.43
Good Morning, Beautiful!
Drabble; OC-pairing; Romance, Comfort.
**)
"..aku tahu kau sebelumnya sudah bilang akan susah dibangunkan. Tapi aku BENAR-BENAR tidak menyangka akan sesusah ITU."
"..."
Dongsoo hanya diam sambil memandang dan mengetuk-ketukkan jarinya pada toaster yang tidak kunjung menyelesaikan tugasnya. Ia melirik Chaerim yang masih mengeluh sabil mondar-mandir di depan kounter dapur.
"Bukannya aku menolak untuk membangunkanmu, tapi susahnya bukan main Dongsoo-ya.."
Gadis itu masih berputar-putar, sebagaimana Lee Dongsoo yang masih memperhatikan, namun tidak ada niat lebih untuk menanggapi.
"..jadi jangan tidur terlalu malam atau.."
Toaster berbunyi halus dan Dongsoo menarik rotinya keluar. Diolesinya roti itu dengan selai kacang, dan ia menghampiri perempuan yang baru dua minggu ini resmi jadi istrinya.
"..kurasa kau harus--"
Pluk. Dongsoo menggigit separuh rotinya sebelum memasukkan sisa roti ke dalam mulut perempuan itu. Mata Chaerim membulat dengan sempurna.
"Jangan cerewet, jagiya~ Aku bahkan belum mengucapkan salam padamu." Dongsoo nyengir, lalu memamerkan seringaian favoritnya. Ia merendahkan bahunya hingga wajahnya sejajar dengan wajah Chaerim. "Nah, selamat pagi, cantik. Mimpi indah semalam?"
[DRABBLE] Untitled
// 06.42
Untitled
Drabble; OC-pairing; Romance, (so) Fluff.
Ada keheningan sejenak yang menyeruak di antara mereka. Pemuda itu mendekat dan memecah keheningannya. "So, do you feel the way I do?"
Gadis itu ragu sejenak. Ia mencuri pandang ke arah mata hazel yang membesar dan menantinya dengan harap. Ada keyakinan di sana. Ia merasa ragu, namun deburan di dadanya itu tidak dapat dibohongi. "I'm not sure about this one. What or how do I feel. But one thing that I know, is that maybe, it isn't called coincidence, or chance, or maybe luckiness," Ia merasa keraguannya terbang dan memantapkan dirinya. "Yeah, maybe, it is called LOVE."
**)
A/N: Pernah bilang ke salah satu temen kalo aku paling MALES baca FF yang nyampur-nyampur antara bahasa Indonesia sama bahasa Inggris. Eeeeh nggak taunya aku sendiri tiba-tiba pengen bikin gitu :P Entah kenapa, hanya Tuhan dan saya yang tau.
Dan maaf sekali lagi, pasti uda nebak ini tuh gaje banget. Baru tau tentang genre fluff dari Hyunra *peluk Hyunra* dan apa iya yg namanya fluff itu yang kaya ginian?
Well, big thanks for readers deeh ^^
"Did you mean it?"
"Sure. Do you think I really have any other options?"
"Options? What options?"
Dia menunduk sejenak. Menatap Nike coklat dua ratus tujuh puluh milimeternya. Mengambil napas, kemudian memandang sesosok gadis di hadapannya yang masih menunggu jawaban.
"You know, like coincidence, or chance. Or luckiness." Pemuda itu memamerkan senyum kecilnya yang tampak polos. "Coincidence if you do like me, chance if you give me hope, or luckiness if you want me but you don't need me."
Ada keheningan sejenak yang menyeruak di antara mereka. Pemuda itu mendekat dan memecah keheningannya. "So, do you feel the way I do?"
Gadis itu ragu sejenak. Ia mencuri pandang ke arah mata hazel yang membesar dan menantinya dengan harap. Ada keyakinan di sana. Ia merasa ragu, namun deburan di dadanya itu tidak dapat dibohongi. "I'm not sure about this one. What or how do I feel. But one thing that I know, is that maybe, it isn't called coincidence, or chance, or maybe luckiness," Ia merasa keraguannya terbang dan memantapkan dirinya. "Yeah, maybe, it is called LOVE."
**)
A/N: Pernah bilang ke salah satu temen kalo aku paling MALES baca FF yang nyampur-nyampur antara bahasa Indonesia sama bahasa Inggris. Eeeeh nggak taunya aku sendiri tiba-tiba pengen bikin gitu :P Entah kenapa, hanya Tuhan dan saya yang tau.
Dan maaf sekali lagi, pasti uda nebak ini tuh gaje banget. Baru tau tentang genre fluff dari Hyunra *peluk Hyunra* dan apa iya yg namanya fluff itu yang kaya ginian?
Well, big thanks for readers deeh ^^
[ONESHOT] Let's Not
// 06.42
Let's Not
Oneshot; Super Junior Ryeowook/OC;
Romance, Angst; AU, OC.
DISCLAIMER: Karena ini adalah RPF, maka sayang banget Wookie bukan punya saya. Alur dan plot punya saya, Kyuhyun juga. Lol. TIDAK ADA KEJADIAN DALAM FF INI YANG NYATA. Semua kejadian hanyalah imajinasi dan fiktif.
**)
Kau membiarkanku jatuh karena cinta, lalu merasakan sakit karenanya. Kenapa cinta bisa begitu tidak adil?**)
Pemuda itu masih memandang foto di tangannya yang bergetar dengan hebat.
Foto itu, seperti batas semu antara apa yang bisa diraih, dan apa yang hanya bisa dikagumi. Seperti jeda singkat antara apa yang indah, dan apa yang menyakitkan. Namun baginya, batas itu terlalu sempit untuk dilihat. Terlalu samar untuk diraba. Sekian lama batas itu disana dan bersedia menunjukkan diri untuk dipahami, ia masih merasa begitu buta untuk benar-benar mengacuhkannya.
Kini, batas itu menikam dengan kejam. Laksana matahari di ujung tombak yang tak mumpuni untuk dilihat. Diluar kemampuan untuk ditatap. Namun terasa jelas, masih terlalu jelas. Sakit dan menyilaukan.
Tubuh yang bersandar di dinding itu merosot tanpa perlawanan berarti dari sebuah gesekan. Tuhan, biarkan ia bertanya. Sesakit inikah ganjaran pengorbanannya?
**)
"Hei, bung. Kurasa bila kau hendak berbelanja, kau mengambil dompet yang salah."
Pasar ikan di pinggiran Kota Seoul, wilayah yang terlalu tabu untuk disebutkan. Tempat itu layaknya surga bagi makanan-makanan laut segar yang baru saja diangkat dengan jangkar-jangkar besar dari laut. Ikan salmon, tuna, mackerel, udang, lobster, kerang, abalon, semuanya tumpah ruah. Pasar itu tergolong bersih untuk ukuran pasar tradisional, namun bau amis menyengat dimana-mana. Apalagi di siang bolong saat matahari sedang semangat-semangatnya seperti ini.
Seorang pria bertubuh besar dan bertato gambar naga yin dan yang, menoleh saat merasa pundaknya disentuh oleh seseorang. Sudah hampir dihajarnya orang itu, bila telinganya tidak mendengar kata 'dompet'. Sedetik wajahnya pias, namun detik berikutnya, dipamerkannya ekspresi sangar yang sudah dilatihnya berbulan-bulan.
"Apa maksudmu?! Apa yang kau bicarakan, hah?"
Baca selengkapnya »
[DRABBLE] BUT I DO...
// 06.41
But I Do..
Drabble; OC-pairing; Romance, Comfort.
**)
Gadis itu duduk di bagian dalam sebuah restoran makanan khas Eropa di daerah Gangnam. Ia duduk tepat di samping dinding kaca yang mengekspos sebagian isi restoran yang didominasi warna pastel itu. Sepotong ricotta dan secangkir latte di hadapannya, tidak mampu menarik perhatiannya dari buku tebal bersampul hijau yang dibacanya dengan seksama. Sesekali ia menandai bagian yang menurutnya penting dengan pensil.
Ia berjengit saat ponsel di hadapannya bergetar. Lee Dongsoo. Gerutuan kecil keluar dari mulutnya.
“Yobosseo, ada apa Ketua Lee?”
“Han Chaerim?”
Chaerim meletakkan pensilnya. “Ada apa? Aku sedang sibuk mencari paper untuk edisi terbaru kita nanti, kalau kau ingin tahu.”
“HAI, INI CHAERIM?! JIKA IYA, DENGARKAN AKU..”
Segera Chaerim menarik nafas panjang. Yang jelas, ini bukan suara Ketua Lee. Suara ini lebih cemplang dan sakit di telinga. “Ya?”
“DONGSOO MENYUKAIMU!”
Tuuuut. Sambungan terputus. Chaerim meletakkan ponselnya dengan hati-hati. Tanpa sadar, gadis itu memamerkan senyum sinisnya. Menyukaimu.. olok-olokan yang begitu manis.
Ponselnya kembali bergetar. Lee Dongsoo. Lagi. “Maaf, aku sedang tidak punya banyak waktu jadi katakan apa yang kaubutuhkan, lalu tutup ponselmu atau aku yang akan menutupnya duluan!” Chaerim mengeluarkan suara kasarnya.
“Heh, Han Chaerim, dengar ya, yang bicara tadi bukan aku! Tapi Yoon Beom-il!” Ketus Ketua Lee dengan keras. Eunsoo memutar bolamata, mengoceh saja sesukamu! Aku akan menjadikannya alasan bila aku belum juga mengumpulkan artikel majalah sekolah dua hari lagi.
“Jadi? Apa kau tidak dengar aku sedang sibuk?”
“Tapi setidaknya ia benar..” Dongsoo menambahkan dengan nada terburu-buru. “Maaf, ini terdengar bodoh. Tetapi kurasa aku menyukaimu. Benar-benar menyukaimu.”
**)
Ini pertama kalinya bikin drabble :) Iya, paham kok, emang jelek banget -_- Maklum baru awal-awal. Makasih yang uda baca aja deeeeh!
So this is my next blog :D
// 05.28
I made this one just for drabbles, ficlet, oneshot, whatsoever kind of fanfiction cause postin 'em in rainy blog just getting weird. Enjoy my new blog, everyone!